Diseberang jalan itu, pernah ada cerita tentang kita. kamu ingat bagaimana cara kita pertama kali bertemu. Aku menangis dihari pertama aku bertemu kamu. Iya, saat itu suasana hatiku sedang kacau dan kamu yang menenangkan ku. Kamu bilang " Tenang, kamu bisa melewati ini" sambil menepuk pundakmu. dan aku hanya bisa tersenyum saat itu. Ada luka yang tak bisa ku sembunyikan ketika aku berada di dekatmu. Mungkin karena saat itu aku terlalu sedih. Aku berusaha untuk kuat tapi tidak ada yang bisa ku lakukan selain menangis meratapi kegagalan atas apa yang pernah terjadi. Aku tidak berhasil menjaga dia. Atau mungkin karena memang dia tidak layak untuk aku miliki. Mungkin aku baru menyadarimya saat itu. Hanya saja, aku terlalu bodoh untuk mengakuinya. Aku tidak punya alasan mengapa kamu. Kenapa harus kamu? Dan aku menemukan jawabannya sekarang. Mungkin karena memang harus kamu orangnya. Kamu orang yang memang di titipkan Tuhan untuk aku. Untuk menjaga hatiku agar tidak terluka. Untuk tidak terluka lagi karena dia.
